Selasa, 07 Desember 2010

Yogyakarta yang disayang

Saat jalan jalan naik ke BOROBUDUR..aku selalu ingat kata guide katanya berasal dari boro dan dan bedhuhur...bara yang luhur...semangat keutamaan...api yang tak pernah padam.... ini ekspresi saya. tapi kalau ngayokyokarta..berasal dari ayodya dan karta..ayodya..adalah kerajaan prabu Rama ( dan dewi Sita ). sedangkan karta..artinya damai... kalau surakarta..kota yang berani damai..... kalau jakarta dari jaya dan karta...kejayaan untuk kedamaian. jadi semua yang pakai karta karta itulah sebuah tempat yang begitu damai, nyaman dan aman...sekarang yogyakarta sedang berduka karena kyai petruk lagi marah...lagi watuk, muntah, atau muntahannya lahar dingin tadinya mengembuskan awan panas itulah yogya.merapi artinya tempat mara dan api...api yang berkobar sepanjang masa..selalu aktif terus.
sebagai tempat yang indah tempatnya prabu Romo dalam pewayangan..ayodyakarto atau ngayogyakarta, atau yogyakarta sama saja bisa jadi pusat inspirasi kepemerintahan masa depan mengapa? model kepemerintahan yang gak njlimet...artinya semua terkoordinasi, integrasi, simplifikasi, dan synkronisasi dalam satu kendali RAJA ( dan kerabat dalamnya)dan ibu surinya adalah DPRD. urusan cari uang, kebijakan kebijakan, imam, sayidin paneteg panotogomo, ing alogo, kalifatullah dipegang oleh raja..keuangan untuk pembangunan dan kebutuhan rakyatnya diatur oleh DPRD....sehingga mudah gak jlimet seperti harus ada kpk, ada penyelenggara pemipenyelenggara pemilu, lu yanpenyelenggara pemilu, lu yang semua itu rawan korupsi dan menguap percuma....raja yang adil bijaksana akan nyata kalau rajanya juga seorang yang menjalankan laku seperti halnya prabu romo walau dengan pasukan kera..artinya bertemen orang orang yang lemah papa..gak punya apa apa , compang camping ..tapi mampu mengalahkan prabu Dosomuka yang sakti, yang gak bisa dimatikan, kepalanya sepeluluh, bisa terbang kemana saja...tapi adigang adigung adiguna..hancur oleh teamnya hanoman...satryo pinandhito...nebak gunung runtuh....bukan karena ingin hebat hebatan tapi karena hanoman hanya menjalankan tugas dari tuhan sampai sampai saat hanoman disuruh prabu romo daun sandiloto untuk obat. karena gak tau tanamannya dibawanya gunungnya sekalian....apakah ini mungkin kerjaan sang keraputih hanoman yang mengambil tutup nya merapi sehingga muntahlah lahar dan awan panasnya..siapa hanoman sikethek putih....siapa orang papa liman yang mlarat rat..mlarat mencit tapi tetep sepi ing pamrih...sehingga dapat kesaktian luar biasa mengobrak abrik tutup merapi..atau kyai petruk sendiri sang merapi itu..kyai petruk marah karena kyai bodronoyo..semar..di cuekin..begawan ismoyo..diabaikan .sing momong siang malem dicuekin....akibatnya petruk gak terima....inilah wujud urip nagih janji..dalam kontek sabdo palon noyo genggong..orang jawa telah lupa jawanya..lali marang jati dirine....lali marang semar..isi sing samar..ismoyo..isi kang moyo..bodro noyo....sing selalu berpihak ke rakyat kecil..bagiman sekarang apakah masih ada satryo atau pejabat yang berpihak ke kera kera..atau rakyat kecil...itulah kemarahan kyai petruk karena wong jowo nglaleke jawane...nglaleke marang sing gawe urip...ragane saka tanah jowo, budaya adat lan tradisine...sing diuja hamung hawa nepsune....

kalau ayodya karta atau yogyakarta mau nggoleki maka akan ketemu mengapa sampai mendapat musibah seperti itu....dan semua itu tidak lepas dari kontek kudu bisa bali marang asale..jatidirine..ngenut uripe dewe..laku njero...semar/ ismoyo....

0 Komentar:

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

<< Beranda